ISMKI

Indonesian Medical Student Representatives with over 72 Chapters throughout Indonesia

Sudut FK UNHAS

Tempat untuk Melangitkan Akal dan Membumikan Hati

Makassar City

My Hometown to build my character and to train myself, Kota Anging Mamiri yang Menyejukkan

Rabu, 12 November 2014

Indonesia Sehat, Mungkinkah?

12 November 2014 disebut sebagai tahun emas kesehatan Indonesia. Selama 50 tahun tersebut, Berton-ton antibiotik sudah diberikan kepada penderita infeksi, jutaan vaksin telah diberikan kepada anak-anak kita, berbagai skema pembiayaan kesehatan seperti Jamkesmas, bantuan operasional kesehatan (BOK) hingga SJSN telah diimplementasikan. Akantetapi, kita justru dikagetkan dengan data-data kesehatan yang masih buruk.

Jumat, 09 Mei 2014

Pergulatan ide di kereta api

Dulu, ketika Monarki dan Gereja tegak berdiri di Bumi, kelas menengah berjuang untuk meraih kebebasan individu dan kesamaan hak meraih peluang ekonomi (menjadi pemodal) dan politik (penguasa). Dan kemudian lahirlah gerakan liberal untuk mencapai hal tsb. Dan kini, ketika liberalisme telah menggantikan peran gereja dan Monarki, kelas menengah dan bawah kembali berjuang untuk menuntut kesamaan dalam mencapai peluang ekonomi dan politik. Jika begitu, benarlah kata Marx bahwa motif seseorang itu adalah motif ekonomi dan benar pula kata Nietsche bahwa motif manusia adalah kekuasaan. Akan tetapi, Marx mungkin salah menyebut agama sebagai candu. Justru mungkin agama lah yang menjadikan dunia tidak kacau (agama : tidak kacau). Muntahari menyebut bahwa setiap orang membutuhkan tempat bersandar. Olehnya itu, agama menyediakan motif itu, sebagai tempat sujud kepada Tuhan. Jika manusia menjadikan ekonomi sebagai motifnya, maka mewujudkan masyarakat sosialis seperti yang dicita-citakan Marx adalah keniscayaan. Karena menciptakan kelas akan selalu menyebabkan protes dan gerakan dari proletar. Tetapi bagi saya, tatanan masyarakat sosialis itu utopis untuk diwujudkan. Selain itu, Quraish shihab menyebutkan, Al Maidah ayat 3 (Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu). Diksi "cukup" pada nikmat menunjukkan bahwa nikmat adalah hal yang tidak bisa disempurnakan, olehnya itu, Tuhan menggunakan diksi "cukup" untuk kata nikmat. 

Kembali kepersoalan motif, agama menyediakan motif untuk sujud kepada Tuhan, bahkan kekuasan dan ekonomi pun harusnya dijadikan alat untuk bersujud. Sepertinya, ramalan Fukuyama salah, yang menyebutkan demokrasi liberal sebagai akhir dari sejarah dunia. 

#catatan perjalanan Jakarta-Solo

Sabtu, 28 Desember 2013

Kenapa lkmm harus 2 kali?

Tulisan berikut ini, akan berusaha menjelaskan rencana pengurus nasional yang akan melaksanakan latihan pengembangan diri minimal 2 kali untuk tahun depan di ISMKI. Tulisan ini didorong oleh, karena banyak nya pertanyaan dan kritikan terhadap agenda ini.  Tulisan ini bukan dimaksudkan sebagai langkah defensive, hanya karena ketidakmampuan kami untuk menjelaskan kepada seluruh mahasiswa kedokteran terkait agenda ini. Segala masukan boleh disampaikan melalui forum ini.

Kamis, 07 November 2013

Jangan percaya dengan dokter umum, mereka belum kompeten!

Judul tersebut belum terjadi saat ini, tetapi insya Allah akan terjadi di tahun 2014, ketika SJSN terlaksana. UU pendidikan kedokteran yang disahkan tahun ini, mensyaratkan dokter umum yang ingin berpraktek di spot BPJS harus melewati masa pendidikan dokter layanan primer.  Dengan kata lain, dokter umum dianggap belum berkompeten, sehingga harus disekolahkan lagi sehingga menjadi dokter umum dengan kompetensi yang lebih paripurna dan  itulah yang disebut sebagai dokter layanan primer.

Senin, 28 Oktober 2013

Sumpah pemuda dan perubahan kecil


Sumpah pemuda adalah wujud optimisme yang digaungkan oleh para pemuda pada masanya. Siapa yang mampu membayangkan, Indonesia dapat memerdekakan diri di tahun 1928 atau siapa yang mampu membayangkan indonesia menjadi sebuah bangsa di tahun 1928. Akantetapi, ditengah segala keterbatasan dan ancaman, pemuda masa itu berani mengikrarkan diri untuk menjadi satu bangsa. Mungkin, jika dikontekskan dengan kondisi saat ini, siapa yang mampu membayangkan bahwa indonesia menjadi negara kuat dan sejahtera? Saat ini, angan-angan menjadi negara kuat dan sejahtera sepertinya hanya menjadi bualan, lelucon dan terus menjadi mimpi.

Kamis, 06 Juni 2013

Paradoks Rokok

Sebelumnya saya telah menuliskan tanggapan saya terkait lahirnya peraturan pemerintah tentang pembatasan tembakau. http://raisreskiawan.blogspot.com/2013/01/babak-baru-asap-rokok-di-bumi-indonesia.html

kemudian penulis melihat, setalah kita baru saja melewati tanggal 31 mei yang merupakan hari anti tembakau diskusi mengenai penolakan ataupun penerimaan rokok tetap saja berlangsung. Secara umum, ada masyarakat yang pro maupun kontra terhadap rokok. pada tulisan ini penulis mencoba menjawab beberapa sangkaan terhadap rokok.

Rokok baik untuk kesehatan

Minggu, 19 Mei 2013

UKDI ; Antara Dokter Berkompeten Atau Impoten


Pada tanggal 17 mei 2013, ADMIN (aliansi dokter muda Indonesia) berkumpul dan berorasi di depan sekretariat IDI untuk menuntut penghapusan pelaksanaan UKDI (Uji Kompetensi dokter Indonesia) secara nasional. Pelaksanaan UKDI dinilai memiliki banyak persoalan, diantaranya biaya UKDI yang mahal dan sejumlah 1770 dokter yang belum memiliki surat tanda registrasi (STR) akibat belum lulus UKDI.

Pencarian